Podcastnya Disebut Bawa Petaka, Reaksi Denny Sumargo Bikin Warganet Tak Berkutik

podcast-denny-sumargo-disebut-bawa-petaka podcast-denny-sumargo-disebut-bawa-petaka

Keluarga Ridwan Kamil masih diliputi gelisah mendalam akibat hilangnya sang putra sulung, Emmeril Kahn yang terbawa arus Sungai Aare di Swiss. Sudah memasuki hari ketujuh pencarian, belum ada titik jelas yang bisa melegakan hati pihak keluarga.

Di tengah suasana kecewa itu, potongan obrolan lama Ridwan Kamil dengan pebasket Denny Sumargo kembali viral. Gubernur Jawa Barat itu sempat jadi bintang tamu di konten podcast Densu pada September 2021. Ia diminta memilih antara anak atau istri untuk menemani masa tuanya. Ridwan Kamil pun memilih istri.

“Pilih istri, karena anak itu tetapi dititipkan Tuhan kepada kita. Dan di usianya nanti anak akan berpisah dari kita untuk menjemput takdirnya senbadan,” balas Ridwan Kamil.

Densu diminta untuk mengubah ulah bertanya karena podcast-nya dianggap membawa petaka

Sebelumnya, deras warganet yang mengaitkan perlawananan Ridwan Kamil tersebut dengan kasus hilangnya Emmeril Kahn. Belakangan, seorang warganet keras hati meminta Densu untuk mengubah aksi perPerdebatanannya agar tidak menyinggung topik yang menurut warganet itu tidak realistis. Ia menilai selama ini podcast Densu sudah sering melontarkan para tamunya celaka.

“Bang kalo bikin podcast jangan mengajukan perPerbincanganan yang nggak mungkin dibalas. Aneh-aneh aja di podcast setara Pak RK nanya pilih istri apa anak. Dari dulu podcastmu selalu bikin orang celaka, dll,” tulis warganet tersebut.

Ia juga mengingatkan Densu agar tidak melontarkan perPerkaraan sensasional semata-mata untuk meraup views. Dikhawatirkan responsan para tamunya bisa jadi kenyataan yang mencelakakan mereka.

“Pertanyaan yang realistis aja jangan ngejar viewers agam tapi malah pertanyaanmu bikin jadi doa jelek buat yang nanya. Semoga dibaca ya,” tudungnya.

Tak tinggal hening, Densu menanggapi pernyataan warganet itu. Baginya, dalam situasi benguk seperti ini saling menyalahkan pihak lain bukanlah perilaku yang tepat. Cukup dengan dukungan doa dan kata-kata absolut, kita bisa membantu berempati atas penderitaan orang lain.

“Ada satu bapak dan keluarganya yang sedang sedih, khawatir, lelah, dan mungkin mulai putus asa berjuang demi mengharapkan titik cerah dari pencarian berhari-hari. Doa, kata-kata yang berkenan membantu. Itu sudah cukup. Kalau tidak punya otak, paling tidak minimal punya empatilah!” tegas Densu.

Sebelumnya, ada lima artis Tanah Air yang meninggal dunia dan kebetulan pernah jadi bintang tamu di podcast Densu

Konten podcast Densu kerap menghadirkan artis dan figur publik Indonesia yang sedang viral. Ia akan mengulik kisah bernapas pribadi atau mengupas kasus yang mungkin sedang dijalani tamunya. Awal mula podcast Densu dianggap bagai pembawa celaka adalah ketika sejumlah tamunya meninggal usai diundang ke sana.

Para artis tersebut adalah Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah, Laura Anna, Mbak You, dan yang terakhir Dorce Gamalama. Sebuah kebetulan yang sangat tidak mengenakkan ini melahirkan Densu sedih setiap kali mendengar ada tamunya yang mengunci usia setelah hadir di podcastnya.

“Ya mohon maaf ya, saya kan tidak mungkin mendoakan tamu saya meninggal dan saya juga tidak pengen mereka meninggal. Itu yang bikin saya sedih. Gue menganggap mereka punya wadah bercerita di tempat gue, ya udah usianya sampai segitu,” jelas Densu (18/2/2022).

Baginya, kematian manusia sepenuhnya ditentukan kehendak Tuhan. Ia hanya menyediakan wadah untuk berbagi cerita keberjiwaan berserupa para tamunya selama ini.